Seperti apa suara burung pelatuk?
Burung pelatuk terdengar seperti ketukan cepat di pohon, tetapi kebanyakan jenis juga punya panggilan: "kik" yang tajam pada pelatuk belang besar, pekikan tinggi yang nyaring pada pelatuk hitam, dan suara seperti tertawa pada pelatuk hijau.

Suara Burung di Hutan Musim Panas untuk Tidur • Layar Hitam • 12 Jam
Mengetuk bukan berarti makan. Itu sinyal, seperti kicauan pada burung lain: pelatuk memukul dahan kering yang bergema dengan sangat cepat untuk menandai wilayahnya, terutama di akhir musim dingin dan musim semi. Ketukan saat mencari makan lebih lambat dan tidak teratur.
Tiga jenis ini mudah dipelajari. Pelatuk belang besar (Dendrocopos major) bersuara "kik" pendek dan tajam, dengan ketukan pendek yang sangat cepat. Pelatuk hitam (Dryocopus martius), yang terbesar di Eropa, bersuara "krri-krri-krri" nyaring saat terbang, suara panjang seperti merintih saat hinggap, dan ketukan panjang yang kuat. Pelatuk hijau (Picus viridis) jarang mengetuk; Anda mengenalinya dari suara tawanya yang keras, "klyu-klyu-klyu".
Jenis-jenis ini ditandai di bagian-bagian rekaman kami. Penanda waktu di bawah langsung membawa Anda ke masing-masing.
Di mana terdengar di rekaman kami
- 24:54 — pelatuk hitam, hutan musim panas (layar hitam)
- 37:16 — pelatuk belang besar, lengan sungai di hutan yang tergenang
- 52:57 — pelatuk belang besar, padang rumput di tepi hutan
- 1:36:40 — pelatuk hijau, lengan sungai di hutan yang tergenang
- 1:41:36 — pelatuk hijau, padang rumput di tepi hutan
Pertanyaan singkat
Kenapa burung pelatuk mengetuk?
Untuk menandai wilayah dan menarik pasangan. Itulah cara mereka "bernyanyi".
Pelatuk mana yang terdengar tertawa?
Pelatuk hijau. Suara tawanya yang keras sering jadi tanda pertama bahwa ia ada di sekitar.

